6 Tato Keren Mike Tyson dan Cerita Mendalam di Balik Pembuatannya

waktu baca 2 menit
Mike Tyson. (Foto: BBC)

bukabaca.id – Legenda tinju dunia, Mike Tyson, punya setidaknya enam tato. Seluruhnya punya cerita dan alasan mendalam di balik pembuatannya.

Tyson selain pemegang rekor petinju termuda yang memenangkan gelar juara dunia kelas berat WBC, WBA, dan IBF, juga identik dengan sejumlah tato pada tubuh kekarnya.

Salah satu tato yang identik dengan Tyson adalah tato di wajah miliknya. Tato itu baru diukir oleh Tyson pada 2003.

Dilansir Ladbible, pada mulanya petinju kontroversial ini ingin sesuatu berbeda untuk ditempelkan secara permanen di wajahnya.

Dalam sebuah wawancara di In Depth, Tyson mengungkap ia ingin wajahnya ditutupi tato jantung yang bisa membuatnya dikenal dengan sebutan “The Man of Hearts”.

Artis tato kemudian menyarankan Tyson tidak melakukannya. Akan tetapi, di balik tinta permanen yang terukir di wajah Tyson ternyata jauh lebih kompleks.

Pada film dokumenter Tyson yang rilis pada 2008 silam, ia menyebut tato itu mewakili status prajurit. Bentuknya mirip dengan desain yang dimiliki anggota suku Maori, suku prajurit di Selandia Baru.

Tato itu dibuat untuk menakut-nakuti musuh dalam sebuah pertempuran. “Saya pikir (tato) itu sangat bagus. Saya hanya berpikir itu adalah tato yang keren. Saya suka tato ini, lebih dari satu juta orang memilikinya. Jadi saya melakukan hal yang baik. Ini hal yang bagus,” tutur Tyson.

Tyson juga memiliki tato berbentuk pemimpin Tiongkok, Mao Zedong di lengan kanannya. Tato lain yang dimiliki Tyson yakni wajah Che Guevara di bagian tulang rusuknya.

Tato keempat ada di tangan bagian kirinya yaitu mantan istrinya, Monica Turner. Tyson juga punya tato Dre Drocher di bagian lengan kanannya.

Ada yang menyebut sebenarnya nama dari tato itu adalah “der drachen” yang dalam bahasa Jerman diartikan sebagai The Dragon.

Terakhir, Tyson terletak di bagian bahu kirinya. Tato tersebut merupakan potret dari Arthur Ashe. Ashe adalah juara tenis yang populer karena upayanya untuk tujuan sosial yakni membantu para penderita AIDS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *