Diduga Timbulkan Efek Pembekuan Darah, Islandia Hentikan Pemakaian Vaksin AstraZeneca
bukabaca.id, – Baru-baru ini penggunaan vaksin AstraZeneca telah mulai digalakkan di Norwegia. Namun sayangnya ada sekitar 4 laporan kasus pembekuan darah pada orang dewasa setelah menerima vaksin AstraZeneca.
Mengenai hal tersebut telah disampaikan langsung oleh dr. Ronan Glynn, wakil kepala petugas medis Irlandia. Sehingga, pada Minggu (14/3/2021), pihak pejabat kesehatan Irlandia merekomendasikan penangguhan sementara vaksin AstraZeneca.
dr Ronan Glynn mengataka bahwa sementara tidak ada hubungan konklusif antara vaksin dan kasus pembekuan darah. Namun pejabat kesehatan Irlandia merekomendasikan penangguhan peluncuran vaksin hanya sebagai tindakan pencegahan.
Diketahui, selain Irlandia, pemerintah Denmark, Norwegia, dan Islandia telah mengambil langkah pencegahan serupa.
Dalam pernyataannya, AstraZeneca pun mengatakan bahwa pihaknya ingin menawarkan jaminan atas keamanan vaksin Covid-19 yang mereka miliki, berdasarkan bukti ilmiah yang jelas.
“Keamanan publik akan selalu diutamakan,” ujar perusahaan biofarmasi milik Inggris-Swedia ini, dikutip langsung dari situs resmi Associated Press, Senin (15/3).
Bahkan pihaknya menuturkan, terkait masalah ini sedang dalam peninjauan yang cermat, tetapi bukti yang ada belum menunjukkan bahwa vaksin adalah penyebab pembekuan darah.
Di akhir pernyataannya, AstraZaneca mengatakan, tinjauan data pada lebih dari 17 juta orang yang telah menerima vaksin AstraZeneca di Uni Eropa dan Inggris, tidak menunjukkan bukti peningkatan risiko emboli paru, trombosis vena dalam (DVT) atau trombositopenia. Hal ini tidak ditemukan dalam kelompok usia, jenis kelamin, kelompok, atau di negara tertentu mana pun.
Selain itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan regulator obat-obatan Uni Eropa sebelumnya mengatakan bahwa tidak ada hubungan antara suntikan vaksin dan peningkatan risiko pembentukan gumpalan. (*)