Giliran Gubuk Reot di Perbatasan Jembatan Sumingi Disambangi Komunitas Peduli Sesama Selayar

waktu baca 2 menit
Giliran Gubuk Reot di Perbatasan Jembatan Sumingi Disambangi Komunitas Peduli Sesama Selayar.

BukaBaca.ID, Kepulauan Selayar – Sesuai jadwal yang telah direncanakan, Sabtu (4/1/2025), Komunitas Peduli Sesama Kabupaten Selayar kembali melanjutkan misi kemanusiaannya dengan menyusuri rumah tidak layak huni (RTLH) di wilayah tersebut.Kali ini, sasaran mereka adalah sebuah gubuk reot di ujung utara Desa Barugaia, Kecamatan Bontomanai, tepatnya di perbatasan Jembatan Sumingi.

Gubuk tersebut dihuni seorang nenek tua yang tinggal sendirian. Dalam kesehariannya, nenek ini bertahan hidup dengan mengumpulkan buah kelapa dan memulung sampah plastik di pesisir pantai Dusun Tulang, Desa Barugaia.

Sayangnya, saat tim Komunitas Peduli Sesama tiba, penghuni rumah tidak berhasil ditemui. Menurut informasi yang dihimpun, nenek ini telah beberapa kali menerima bantuan dari pemerintah, termasuk bahan baku untuk pembangunan rumah. Namun, karena kondisi fisiknya yang semakin renta, ia tak mampu memperbaiki rumahnya sendiri.

Koordinator Komunitas Peduli Sesama, Fadly Syarif, menyatakan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial dan empati terhadap permasalahan yang dihadapi sebagian masyarakat.

“Kegiatan ini adalah bagian dari rasa empati dan kepekaan sosial teman-teman komunitas untuk membantu warga yang membutuhkan,” ujar Fadly.

Ia juga menegaskan bahwa penelusuran rumah tidak layak huni ini dilakukan berdasarkan rencana yang telah disusun sebelumnya. Dengan semangat solidaritas, Komunitas Peduli Sesama berkomitmen untuk terus membantu masyarakat yang menghadapi kesulitan hidup.

Meskipun kondisi nenek tua penghuni gubuk ini memprihatinkan, komunitas berharap upaya ini bisa menjadi langkah awal untuk memberikan perhatian lebih kepada mereka yang membutuhkan. (fdy/fdy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *