Komisioner KPU Kepri Positif Covid-19, Bahtiar: Saya Pastikan Pilkada Tidak Terganggu!

waktu baca 2 menit

bukabaca.id, Kepulauan Riau – Ada Dua orang komisioner dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Riau telah dinyatakan positif terjangkit virus Covid-19. Kedua orang tersebut masing-masing bernama Arison dan Priyo Handoko.

Jubir Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepri Tjetjep Yudiana mengatakan bahwa dia mendapatkan informasi dari laporan dari tim yang menerima hasil swab tes dari BTKLPP dan menyatakan Dua orang tersebut terjangkit Covid-19.

“Benar, hasilnya baru saya terima tadi dan keduanya dinyatakan positif corona,” kata Tjetjep melalui telepon. Dilansir dari Kompas.com pada Rabu (4/11/2020).

Tjetjep melanjutkan, saat ini kedua orang tersebut tengah menjalani proses perawatan dan mereka telah ditempatkan di ruang isolasi yang berada di RSUP Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang.

Disisi lain, Arison dan Handoko juga dalam kondisi yang stabil dan tidak mengalami gangguan kesehatan. Diduga mereka berdua adalah pasien tanpa gejala.

Menurut Tjetjep, selain Dua orang tersebut, terdapat Satu orang dari komisioner lainnya juga dinyatakan reaktif, setelah menjalani pemeriksaan rapid test. Orang tersebut bernama Parlindungan Sihombing yang tengah menjalani perawatan medis.

“Masih reaktif, mudah-mudahan saja hasil swab-nya negatif dan yang bersangkutan juga sudah dirawat di rumah sakit,” ujar Tjetjep.

Hal ini juga dibenarkan oleh Ketua KPU Provinsi Kepri Sriwati bahwa ada dua anggota komisioner menjalani isolasi di rumah sakit karena dinyatakan positif Covid-19.

“Kita doakan saja keduanya cepat sehat,” kata Sriwati saat dihubungi oleh awak media.

Sebelumnya, Penjabat sementara Gubernur Kepulauan Riau, Bahtiar Baharrudin telah menegaskan bahwa sekalipun terdapat Dua orang positif Covid-19, pelaksanaan Pilkada di Kepulauan Riau akan tetap dilaksanakan.

“Virus Covid-19 ini bisa terkena siapapun dan kapanpun. Virus ini bukan aib, yang paling penting adalah bagaimana caranya kita tetap sehat dan selalu menjaga imun tubuh,” kata Bahtiar.

Bahtiar mengatakan, saat ini pihaknya telah meminta agar Dinas Kesehatan ataupun pihak rumah sakit agar memberikan perhatian khusus mereka terhadap petugaa KPU yang terdampak Covid-19.

“Saya pastikan hingga saat ini tidak ada teknis Pilkada yang akan dievaluasi selain protokol kesehatan yang akan semakin diperketat. Saya pastikan Pilkada tidak terganggu,” tutup Bahtiar. (Ainun Muhammad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *