Pemprov Sulsel Canangkan Program Gerakan Vaksinasi untuk Pelajar SMP dan SMA 

waktu baca 2 menit

bukabaca.id, Makassar – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Sulawesi (Sulsel) akan mencanangkan program gerakan vaksinasi untuk siswa-siswi di tingkat sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA). 

Dalam hal ini disampaikan langsung oleh Kepada Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sulsel Muhammadong. Menurutnya, vaksinasi untuk siswa-siswi ini akan dimulai Rabu, (14/7/2021) di dua sekolah, masing-masing SMP 40 Makassar dan SMK 10 Makassar.

Bahkan katanya, pelaksanaan program tersebut nantinya juga akan disaksikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo secara virtual. Dan untuk diketahui program ini akan dikerjasamakan dengan Badan Intelijen Negara (BIN), dimana target sasaran awal pada siswa-siswi baru di sekolah. 

“Untuk langkah awal kita lakukan di Kota Makassar dulu. Selanjutnya kita akan syaratkan untuk dilanjutkan di masing-masing kabupaten dan kota di Sulsel,” ujarnya, Selasa (14/7).

Lebih lanjut katanya, pada vaksinasi siswa-siswi ini ditargetkan bisa menyasar sekitar 2.500 anak, dengan kata lain masing-masing tingkatan sekolah ditargetkan 1.250 siswa. 

“Yang kita prioritaskan memiliki anak-anak usia 12 tahun keatas. Sengaja kita mengutamakan siswa baru untuk lebih memudahkan, setelah itu kita lanjutkan kepada siswa-siswi lainnya (siswa lama),” kata Muhammadong. 

Kedepannya, pelaksanaan vaksinasi kepada siswa-siswi melalui kerjasama dinas pendidikan akan dilanjutkan di seluruh sekolah yang ada di kabupaten dan kota di Sulsel. Termasuk dengan mencakup seluruh siswa-siswi yang ada. 

“Jadi selain murid baru juga kedepannya kita juga akan memvaksinasi anak-anak siswa lama. Konsepnya nanti kalau memungkinkan kita minta kepala sekolahnya menghadirkan mereka dengan pelaksanaan yang saat taat protokol kesehatan,” tegasnya. 

Terakhir, pihaknya juga mengaku bahwa saat ini pelaksanaan vaksinasi masih rendah cakupannya. Termasuk kepada anak-anak yang memang memenuhi syarat untuk di vaksin, sehingga upaya tersebut dinilai menjadi upaya untuk mengejar target cakupan vaksinasi. 

“Kita memang agak rendah cakupan vaksinasi untuk Sulsel. Salah satunya memang disebabkan karena distribusi vaksin dari Jakarta yang lambat, makanya kita harapkan bisa lancar sehingga kita juga bisa memaksimalkan target kita,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *