Pemkab Maros Gelar Uji Kompetensi Administrator, Pengawas Serta Staf Pelaksana

waktu baca 2 menit
Gambar: Pemkab Maros Gelar Uji Kompetensi Pemetaan Pejabat Eselon III, IV Serta Staf dengan Prokes Ketat

bukabaca.id, Maros – Pemkab Maros menyelenggarakan uji kompetensi/pemetaan pejabat administrator (Eselon III), pengawas (Eselon IV) dan pelaksana (staff) lingkup pemerintah kabupaten Maros tahun 2021. Uji kompetensi yang digelar di SMPN 2 Maros, dengan dibuka langsung oleh Bupati Maros, HAS Chaidir Syam, Senin (2/8/2021).

Meski digelar di tengah kondisi pandemi Covid-19, peserta dalam kegiatan tersebut tetap ditegaskan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan covid-19.

Dalam hal ini, BKPSDM bekerjasama dengan Kanreg IV BKN Makassar untuk menggelar kegiatan penilaian potensi dan kompetensi pejabat administrator, pengawas dan pelaksana lingkup pemerintah Kabupaten Maros.

Baca Juga: Sebanyak 65 Pengurus DPC Pemuda Tani HKTI Maros Resmi Dilantik

Dalam sambutannya, Bupati Maros HAS Chaidir Syam mengungkap rasa terima kasih kepada BKPSDM, yang telah berupaya menyelenggarakan kegiatan penilaian potensi dan kompetensi ini. Menurutnya kegiatan ini bisa dijadikan sebagai sumber informasi yang objektif mengenai karakter, keahlian, dan kemampuan pejabat eselon III, eselon IV, dan pelaksana.

“Kedepannya, ini akan dijadikan sebagai pertimbangan dalam pemetaan pejabat struktural. Selain itu, ini juga akan dijadikan sebagai evaluasi dalam meningkatkan kompetensi dari masing-masing pejabat,” jelas Chaidir.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan dan Pengawasan Kepegawaian (PDSK) Kanreg IV BKN, Abdul Rajab menegaskan kepada para peserta agar mereka bisa rileks saat mengerjakan soal-soal yang ada.

“Bapak ibu peserta tidak usah tegang, soal yang ada tidak jauh dari simulasi peristiwa atau aktivitas sehari-hari. Prinsip soalnya tidak ada salah benar, tetapi options yang dipilih akan menjadi cerminan sikap akan situasi yang seringkali dialami,” jelas Abdul Rajab.

Lebih lanjut, ia juga meminta untuk para peserta tidak saling bekerjasama dalam mengerjakan soal. Menurutnya, soal yang ada akan menjadi potret kepribadian ASN, maka harus dijawab sesuai dengan aktivitas pribadi masing-masing.

“Silahkan dijawab dan tidak boleh melirik jawaban peserta yang lain, cukup dijawab sesuai dengan sikap bapak ibu sehari-hari,” lanjut Abdul Rajab.

Baca Juga: PJU Tak Berfungsi, Warga di Maros Keluhkan Pencahayaan yang Minim di Malam Hari

Total peserta sesuai data yang dilaporkan Kepala Badan Kepegawaian, Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Suriana Bohari dalam kegiatan ini sebanyak 864 orang.

“Peserta yang berasal dari pejabat administrator sebanyak 146 orang, pejabat pengawas sebanyak 552 orang, dan pejabat pelaksana sebanyak 166 orang,” jelas Suriana.

Sebagai informasi bahwa kegiatan tersebut akan berlangsung selama lima hari yakni tanggal 2-6 Agustus 2021. Dalam proses penilaian akan dinilai oleh tim penilai sebanyak 10 orang dari Kanreg IV BKN Makassar.

Usai pelaksanaan pembukaan di salah satu ruang rapat SMPN 2 Maros, selanjutnya peserta diarahkan ke lab komputer untuk mulai mengerjakan uji potensi dan kompetensi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *